Jumat, 30 April 2010

Hujan di sore hari...

Aku mencintai hujan...
sejak dulu, saat aku juga masih mencintaimu,
dan hingga kini, saat aku berhenti mencintaimu...
Bagiku hujan itu hidup...
Langkahnya riang menari di rupa bumi yang mengering...
Tumbuhkan anak-anak rumput yang bertunas dari rimpang-rimpang mati.
Hujan juga pandai menyanyi,
karena nyanyiannya lelapkan tangis anak manusia
yang terbuai dalam dekapan hangat bunda.
Hujan juga teman yang setia dan jujur,
karena aku selalu menceritakan kamu kepadanya,
dan ia akan menyimpannya diam-diam,
lalu melarutkannya menuju samudera...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar