Senin, 31 Mei 2010

Miracle....

Aku terbangun cukup siang di pagi ini, pukul 7 aku baru sah-sah membuka mata. Lagi-lagi, seperti hari kemarin, hanya ada awan mendung yang mengambil alih tugas matahari untuk seharusnya bersinar di pagi ini. Ah,,, cuaca memang tak bisa ditebak sekarang.
Hm… seperti halnya diriku. Aku, pagi ini terbangun dengan sejuta pertanyaan sederhana tentang hari yang akan kulalui ini. Mau kemana aku hari ini? Apa yang akan kukerjakan hari ini? Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang tak jarang membuatku bingung untuk menjawabnya. Ya… bisa dibilang hidupku lebih sering untuk tak terarah akhir-akhir ini. Ada yang menggantung… tapi terlalu tinggi hingga aku tak mampu menggapainya. Aku punya keinginan, tapi aku tak menemukan keajaiban untuk aku bisa menunaikan keinginanku itu. Hh… apakah segala sesuatu yang terjadi didunia ini perlu keajaiban? Kata Einstein, hanya ada dua cara yang bisa dilakukan dalam menempuh hidup ini. Pertama, menganggap bahwa seolah-olah tidak akan pernah ada keajaiban. Dan yang kedua, menganggap segala sesuatu itu adalah keajaiban. Jadi, pilih cara yang mana?
Semalam aku ber-sms ria dengan sahabatku. Kami membahas topic tentang “kesabaran”. Kami sama-sama setuju, kalau seberapa seringnya kamu bersabar, tapi terkadang masih saja kurang sabar menurut Tuhan. Oleh karena itu, lagi-lagi, segala sesuatu yang kita inginkan itu masih belum juga tercapai. Apakah seperti itu, Tuhan? Jadi seberapa besar porsi kesabaran yang Engkau inginkan? Ah…maafkan aku Tuhan. Aku tak bermaksud menggugah-Mu dengan pertanyaan-pertanyaan konyolku ini. Tapi bukankah manusia, makhluk ciptaanmu ini, termasuk kedalam salah seorang makhluk yang terlalu banyak tanya, terlalu banyak meminta, dan terlalu sering menuntut?
Aku punya cita-cita… yang semua orang bilang cita-citaku ini terlalu mulia dan sangat “langka” diantara cita-cita semua manusia yang seumuran denganku saat ini. Aku ingin menyepi, menyendiri, aku ingin dilempar ke ujung dunia, tak peduli seberapa jauhnya itu. Tapi aku ingin memulai segala sesuatunya dari nol. Aku muak dengan segala budaya konsumtivisme yang membuat manusia makin ketergantungan pada hidup. Aku tak mau. Aku hanya ingin pergi jauh dari sini. Semoga untuk cita-citaku yang satu ini, Tuhan akan mengabulkannya.
Aku terbangun pagi ini dengan sejuta satu pertanyaan memenuhi tempurung kepalaku. Dan aku memilih cara kedua yang ditawarkan Einstein, bahwa menganggap segala sesuatu itu adalah keajaiban. Hidup itu sendiri adalah keajaiban. Dan aku berharap keajaiban itu pula yang menuntunku untuk melakukan sesuatu yang ingin kulakukan saat ini.***

Sabtu, 22 Mei 2010

cerita sore-sore....

Assalamu'alaikum blogger mania...
Hm...akhirnya stlh 1 minggu gk connect k internet, sore ini pnya w2 jg. Ksibukan ud stgh slsai, jd saatnya bristrht sjnk sblm lnjt ke kesibukan yg akn dtg.
Ap yg mw dcritain y? Hm...gk ad yg pnting2 bngt sih...Paling cuman ttg penelitian yg bikin cuapek berat, mna ktmu mbak ular, mas biawak, sm om monyet lg...
But its okelah, cz rsnya lbh enjoy aj x ni...
Stdknya Tuhan ud ngasih kesempatan buat aq ktmu sm hal2 yg bikin aq snang aj.
Mskipun...ya..meskipun...bbrp hr kmudian ad kbr ttg shbtku yg ud duluan sidang skripsi. Tau ya,...gmna perasaanku...merasa...blm beruntung, atw mgkin malu buat ktmu dia...mskipun dy ngasih tau. Tp kuharap bwt smntra aq gk ktmu dy dulu. Aq bl siap...n aq gk mw mati malu cm krna ktmu dia...
Sorry y pren...
Tp bknkah hdp itu hrs bljr mnerima dan mengikhlaskan klu mmg sesuatu itu blm jd rejeki kita? Tuhan...selamatkan aku dr penyakit ht ini.
Amieeennnn....
Ok guys...gtu aj dulu deh...
See ya...^_^

Kamis, 13 Mei 2010

kapan terakhir kalinya aku merasa benar-benar "tersenyum"?

Assalamualaikum blogger...
Hm...langsung aj dink ya...
Dgr dr judulnya aj, kalian psti ud ngerti maksudnya ap. Iya.. aku lagi ngerasain "krisis tersenyum". Aku nggak tahu kenapa. Setiap hari aku senyum, setiap hari aku tertawa, tapi aku nggak pernah benar-benar pure ngerasain itu. Mungkin beban ini lama-lama merenggut kebahagiaanku pelan-pelan kali ya?
Aku hanya berharap, semoga Tuhan nggak pergi ninggalin aku. Dan aku ingin segera merasakan arti senyuman yang sebenarnya itu lagi, karena aku mulai takut kalau aku menyerah lagi dan nggak akn kembali...

Senin, 10 Mei 2010

Belum Bosan

Aku masih belum bosan
Habiskan jalanan yang kini makin sering kusapa.
Entah aku masih terus encari
atau hanya sekedar kesenangan saja.
Aku hanya ingin terus berjalan
karena disanalah aku bertemu ketenangan...

Jumat, 30 April 2010

Hujan di sore hari...

Aku mencintai hujan...
sejak dulu, saat aku juga masih mencintaimu,
dan hingga kini, saat aku berhenti mencintaimu...
Bagiku hujan itu hidup...
Langkahnya riang menari di rupa bumi yang mengering...
Tumbuhkan anak-anak rumput yang bertunas dari rimpang-rimpang mati.
Hujan juga pandai menyanyi,
karena nyanyiannya lelapkan tangis anak manusia
yang terbuai dalam dekapan hangat bunda.
Hujan juga teman yang setia dan jujur,
karena aku selalu menceritakan kamu kepadanya,
dan ia akan menyimpannya diam-diam,
lalu melarutkannya menuju samudera...

Selasa, 20 April 2010

nice sunset on afternoon....

Asslm...
Halo pr blogger mania...Cuma pengen nyapa aja.
Hm...ap yg mw diceritain sore ne ya? Tau ah...pkknya shri ne rsnya bete bngt. Mana dirumah mti lmpu trz lg. Jdnya pengen jln2 ksna kemari tp gk ad tmn...Ujg2nya nongkrong dit4 hotspotan pingggir jln...
Pasang headset ditelinga, stel Bach Street Prelude n Contradanza-nya Vanessa Mae nyaring2... trz meratiin org hilir mudik pk sgla mcm kendaraan n bjy yg wrna-wrni, lumayan biin segar otak. Lagi2, aku dilanda kejenuhan tingkat tinggi =(
usik is always be my soul...terbukti klu dgn dengerin usik jiwa n otakku bs tenang lagi...
Skrg aq msh du2k dsni, smbil mandangin sunset yg mulai merambat turun ke peraduannya. Benatr lagi malam, semua yg sblmnya brwrna akn jd kelam n gelap. Semoga besok akn lbh baik dari hr ni...Amien...
Met sore...wassalam...=)

Kamis, 08 April 2010

dikejar-kejar pertanyaan....

Assalamu'alaikum...
Hmm...cm mw mnta opini tmn2...
Ap tnggapan tmn2 ttg "Prshabatan brubah jd cinta?"